Hello.

Rencana pemberhentian impor BBM Premium jenis (RON88)

Kamis, 25 Desember 2014

Beberapa bulan yang lalu kita telah mengetahui bahwa kenaikan bahan bakar minyak BBM bersubsidi telah di naikan sebesar RP.2000,- dan itu sudah menjadikan masyarakat kebingungan karna kenaikan tersebut di iringi oleh inflasi berbagai macam kebutuhan . Bila ketetapan itu di lakukan, di perkirakan akan terjadi inflasi jangka panjang, namun bila ada pengganti BBM tersebut maka inflasi dapat di tangani.

Dalam pengaruh ini akan menyebabkan ketidak seimbangan harga di area perdagangan lokal dan nasional, namun bila bahan bakar jenis lainnya (RON92, PERTAMAX) mengalami penurunan, maka harga pasaran akan kembali normal, tapi tidak dapat di pastikan kenormalan harga tersebut bisa bertahan lama atau tidak, karna telah kita ketahui bahan bakar jenis pertamax tersebut tidak di subsidikan oleh pemerintah, jadi bilamana harga minyak mentah dunia sedang naik , maka jenis bahan bakar tersebut pun juga akan mengalami kenaikan yang sama signifikan dengan harga minyak mentah dunia.

Dalam dunia bisnis pemberhentian impor BBM ini sangat mengkhawatirkan, terlebih lagi untuk UKM (usaha kecil menengah) yang biasanya terbebani di harga produksi yang naik dan ongkos produksi yang juga ikut naik. Berikut dampak-dampak negatif bila rencana tersebut di berlakukan :

1. Akan terjadi penimbunan bahan bakar minyak jenis tersebut

2. Akan mengalami peningkatan harga produksi bahan baku mentah

3. Terjadinya inflasi yang belum di ketahui jangka waktunya

Adapun dampak positif yang di timbulkan dari rencana tersebut :

1. Anggaran subsidi dapat di alihkan ke kepentingan lain seperti pendidikan dan lain lain

2. Anggaran Pendapatan Belanja Negara dapat di hemat

3. Infrastruktur negara menjadi cepat selesai karna memiliki dana lebih hasil limpahan rencana tersebut.

Jadi, dalam dunia bisnis rencana ini akan menimbulkan dampak buruk bagi sebagian besar UKM dan kita juga mendapatkan keuntungan yang di peroleh negara yang di khususkan untuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik lagi.


Efek globalisasi dalam dunia bisnis

Selasa, 23 Desember 2014

Sekarang-sekarang ini dunia sudah menunjukan kemajuan dalam segala sistem informasi dan telekomunikasi, dengan semakin canggihnya maha karya tersebut maka akan semakin pesat pula perkembangan bisnis internasional maupun nasional yang akan terjadi. namun dalam era globalisasi ini juga tidak hanya mendapatkan sisi bagus saja, melainkan sisi jeleknya pun bisa kita temui di era globalisasi ini.

Di era globalisasi ini segala sesuatunya menggunakan kecanggihan atau tekhnologi yang tinggi agar tidak ketinggalan zaman. Dan agar lebih mudah juga di kerjakannya. Di zaman sekarang 70% pekerjaan manusia di lakukan bukan oleh tangan manusia itu sendiri artinya manusia dalam mengerjakan sesuatunya melalui bantuan mesin, atau alat-alat lain yang lebih canggih. Karena perlu kita ketahui juga ada banyak hal yang membuat semua pekerjaan manusia di lakukan oleh mesin atau barang berupa tekhonlogi salah satunya ialah karena perkembangan zaman itu sendiri percuma manusia cape mengerjakan bila pekerjaan tersebut bisa di lakukan oleh mesin atau alat-alat lainnya. Oleh karena itu media atau alat pembantu pada kegiatan berbisnispun berupa alat-alat canggih juga.

    Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi, di zaman ini terjadi banyak perkembangan khususnya di bidang tekhnologi, seperti contohnya di zaman sekarang ini, di zaman sekarang ini kehidupan manusia dan kegiatannya pasti berhubungan dengan tekhnologi yang tinggi dan tekhnologi itu sebagai alat pembantu yang sangat penting di bidang-bidang manusia itu sendiri. Dilihat dari kenyataannya saja di zaman sekarang semua kegiatan manusia pasti berhubungan dengan tekhnologi. Contoh kecilnya saja di zaman sekarang pedagang bakso yang biasanya berjualan berkeliling antara satu daerah ke daerah lainnya mendorong atau memanggul gerobak baksonya, di zaman sekarang sudah jarang kelihatan lagi. Di zaman sekarang pedagan bakso identik berjualan dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainnya. Itulah contoh kecilnya di mana di zaman sekarang ini semuanya serba canggih dan serba ekonomis. Oleh sebab itu semakin bertingkat atau majunya suatu zaman maka tingkat kompetisi pun akan semakin mejulang tinggi, artinya manusia-manusia di era globalisasi ini berlomba menggunakan fasilitas yang ada untuk mencapi berbagai macam tujuannya. Salah satunya ialah kompetisi dalam bidang bisnis. Bisnis merupakan suatu hal yang banyak di minati masyarakat luas karena melihat banyaknya keuntungan dan mudahnya bekerja karena faktor fasilitas yang canggih tadi. Banyak sekali peminat mendadak terjun dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan  bisnis.

Dalam dunia bisnis era globalisasi kita bisa memiliki keuntungan banyak dari kemajuan teknologi dan komunikasi . seperti halnya :

1. Proses pembayaran yang lebih cepat

2. perdagangan barang maupun jasa melalui sistem online

3. Akses yang lebih mudah di jangkau 

Namun di samping berbagai macam keuntungan yang di dapat, dunia bisnis era globalisasi ini juga memiliki benyak aspek buruk, diantaranya yaitu :

1. Maraknya kasus penipuan 

2. Terjadinya pengambilan data penting (Hack)

3. Terjadinya manipulasi data keuangan atau yang sering kita ketahui dengan istilah (korupsi)

Jadi pengaruh era globalisasi sangat berpengaruh dalam perkembangan bisnis di antaranya semakin cepatnya akses jual beli, dan semakin banyak maha karya baru yang akan di perjual belikan untuk menunjang kegiatan bisnis maupun kepuasan pribadi diri sendiri. 

Pengaruh Kenaikan Bahan Bakar Minyak Dalam Dunia Bisnis

Baru-baru ini kita telah mengetahui bahwa BBM bersubsidi sudah di naikan lagi oleh pemerintah indonesia, yang semulanya Rp. 6,500,- menjadi Rp. 8,500,- . mengalami kenaikan sebesar Rp. 2,000,- , hal ini tentu saja memicu banyak pro dan juga kontra . serta menghadirkan berbagai dampak yang positif dan negatif dalam bidang bidang tertentu.

Dalam hal positif di bidang bisnis dalam pengaruh ini hanya memiliki sedikit aspek saja, diantaranya yaitu :

1. Akan muncul berbagai alternatif bahan bakar dan kendaraan baru

2. Pembangunan infrastruktur negara akan menjadi lebih cepat, karna dana APBN tidak tersita oleh subsidi   BBM

3. APBN dapat di hemat untuk keperluan lain

Dalam hal negatif Pengaruh ini dalam bisnis yaitu :

1. Akan mengalami inflasi harga kebutuhan dan keperluan masyarakat

2. Semakin berkurangnya konsumen karna dampak dari inflasi

3. Bertambahnya pengeluaran yang belum tentu di ikuti oleh pemasukan

4. Akan membuat nilai mata uang rupiah menjadi melemah

Dalam dunia bisnis hal ini tentu saja menyulitkan dalam bidang usaha menengah kebawah , tentu saja hal tersebut akan memberatkan masyarakat. bila inflasi sudah terjadi, maka para pengusaha harus mengambil tindakan cepat, agar produk mereka masih dapat di terima di kalangan masyarakat. Salah satu tindakan yang harus di lakukan adalah sebagai berikut :

1. Sebisa mungkin bahan mentah produksi, di peroleh dari lahan pribadi (tidak membeli)

2. Mengekspor sebagian kecil / besar produk pabrik, agar mendapatkan pemasukan lebih dari hasil ekspor.

3. Meningkatkan strategi pemasaran yang lebih baik lagi .

Jadi dalam hal ini kenaikan harga Bahan Bakar Minyak sangatlah berpengaruh dalam dunia bisnis, terutama dalam bidang usaha perdagangan, karna kenaikan BBM subsidi tersebut akan di iringi juga oleh inflasi , namun pada dasarnya ketidak seimbangan harga tersebut hanya bersifat sementara dan akan kembali normal di beberapa periode berikutnya.

Pengaruh Bisnis Dari Nilai Tukar USD Terhadap Rupiah

Minggu, 21 Desember 2014

Dalam dunia bisnis khususnya di indonesia, memliki keterkaitan yang cukup aktif dalam bidang perdangangan internasional (ekspor/impor) . Dalam pelaksanaanya , tentu saja pembayaran tidak menggunakan mata uang dalam negri, melainkan menggunakan mata uang USD yang di akui dunia sebagai perantara pembayaran perdagangan dunia (ekspor/impor).

Saat ini 21-Des-2014, Nilai tukar USdollar terhadap rupiah sudah mencapai 12,650.00 (Kurs jual) 12,350.00 (Kurs beli) 12,500.00 (Kurs tengah) per 1 USD . Hal ini akan menimbulkan beberapa dampak kurang bagus bagi perkembangan bisnis di indonesia.

Kita ambil contoh : sebuah pabrik tahu dan tempe mengekspor kedelai dari negara Australia, sebelum nilai tukar Rupiah melemah. pabrik tersebut bisa membeli sebanyak kurang lebih 750 kg kedelai dari Australia, Namun kini pabrik tersebut hanya mampu membeli 500 kg kedelai. untuk meminimalisir kerugian pabrik tersebut melakukan perubahan ukuran dalam produk mereka, karna mereka tahu bila harga produksi yang dinaikan maka akan mengurangi jumlah konsumen.

Pengaruh ini tidak hanya melibatkan perdagangan ekspor/impor saja. pengaruh ini juga mencampuri peningkatan produktifitas dalam negri kita, karna sebagian besar pabrik dalam negri mengimpor bahan produksi mereka untuk di produksikan ke masyarakat pribumi. Dan dalam hal positifnya juga akan banyak produk made in indonesia yang di ekspor ke luar negri dan daya saing produk tersebut meningkat.

jadi dalam hal ini . Pengaruh bisnis dari nilai tukar USD terhadap rupiah memiliki dampak positif dan negatifnya, Dampaknya dapat saya simpulkan sebagai berikut .

Dampak positif :

1. Sebagian besar pabrik akan mengurangi kegiatan impor, dan lebih menggunakan produk dalam negri .
2. Eksportir akan mengalami keuntungan yang berlipat. dan negara juga akan merasakan hasil tsb
3. Bila kalian menerima gaji berupa USdollar. maka jumlah gaji pokok kalian juga akan ikut bertambah.

Dampak Negatif :

1. Harga barang impor mengalami kenaikan
2. Beban hutang swasta dan negara akan semakin berat
3. Penurunan tingkat produktifitas. Dalam pabrik yang memerlukan bahan mentah produksi dari luar negara.


 
Fell Free To Read © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions