Masyarakat Ekonomi Asean di tahun ini akan segera di terapkan di 9 Negara yang tercantum, dalam perdagangan bebas internasional ini negara kita harus mampu lebih bersaing lagi dan tentunya lebih agresif lagi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean ini, karna pada kenyataanya anggapan masyarakat pribumi menyatakan bahwa "produk luar negri lebih bermutu daripada produk dalam negri." untuk itu di himbau kepada seluruh UKM agar mengembangkan kualitas produk mereka agar dapat bersaing dengan negara lain.
Disamping itu, Penerapan MEA juga memberikan dampak baik bagi para UKM karna mereka bisa mencoba membuka pasar di luar Indonesia untuk melihat dan membandingkan hasil yang lebih baik, dan juga di dalam bisnis program ini tentu saja melibatkan persaingan yang ketat antar ke 9 negara tersebut, terlebih lagi anggapan masyarakat pribumi tentang prodak dalam negri kita yang kurang bagus bisa membuat para pengusaha kita lebih giat lagi untuk menghasilkan produk yang jauh lebih berkualitas.
ada baiknya kita mengetahui apa yang bisa dilakukan para pelaku UKM dengan adanya
Masyarakat Ekonomi ASEAN ini?
- Prosedur Bea Cukai Lebih Sederhana
Menurut Tari, Masyarakat
Ekonomi ASEAN akan memiliki sistem yang dapat memantau pergerakan barang dalam perjalanannya ke
negara-negara ASEAN. Tidak hanya itu, izin barang ekspor pun akan lebih cepat. Ini akan menghemat waktu dan biaya ekspor.
- Adanya Sistem Self-Certification
Ini adalah sistem yang
memungkinkan pengekspor menyatakan keaslian produk mereka sendiri dan menikmati tarif preferensial di bawah skema ASEAN-FTA (
Free Trade Area). Tanggung jawab utama dari sertifikasi asal dilakukan oleh perusahaan yang ikut
berpartisipasi dengan menyertakan faktur komersial dokumen seperti tagihan,
delivery order, atau
packaging list.
Fungsinya adalah memudahkan pebisnis dalam melakukan ekspansi ke negara-negara anggota ASEAN lainnya.
- Harmonisasi Standar Produk
Meski masih
belum
ditetapkan seperti apa standar dari masing-masing jenis produk, namun
ASEAN akan memberlakukan sistem yang meminta masing-masing industri agar
sesuai dengan standar kualitas mereka.
Hingga saat ini, terdapat 7 jenis produk yang
menjadi prioritas mereka.
– Produk karet
– Obat tradisional
–
Kosmetik
– Pariwisata
– Sayur dan buah segar
– Udang dan budidaya perikanan
– Ternak
Selain ketiga hal di atas, Tari juga menjelaskan bahwa ia dan pemerintah akan mendukung program globalisasi UKM, seperti:
– Mencari pasar baru di luar negeri
– Promosi ekspor
– Delegasi promosi perdagangan
– Mendorong spesialisasi dalam memperluas pasar luar negeri
– Mendukung pencapaian standar internasional
– Mendukung pengembangan
global brand
– Memberi bantuan kepada UKM yang memiliki prospek baik untuk mengekspor produknya
Untuk itu, tiap UKM harus memperbaiki kualitas produknya agar semua
konsumen bisa bangga dengan kualitasnya. Pemerintah juga dirasa perlu
untuk terus mengedukasi masyarakat agar cinta terhadap produk lokal, dan
masyarakat juga perlu menghilangkan persepsi yang kerap menilai buruk
merek lokal.
Di dalam dunia bisnis Program masyarakat ekonomi asean ini memiliki beberapa dampak yang dapat saya simpulkan dari pengetahuan dan wawasan yang saya miliki, di antaranya adalah :
Dampak positif :
1. Produk dalam negri bisa di distribusikan di luar negri .
2. Karna faktor persaingan yang ketat, menjadikan pengusaha indonesia menjadi lebih gigih lgi dalam pembuatan prodaknya
3. Lapangan pekerjaan semakin banyak dan terbuka lebar.
Dampak Negativ :
1. Banyak prodak asing yang masuk ke dalam negri yang belum tentu 100% berpengaruh baik bagi masyarakat pribumi
2. Usaha kecil menengah akan terancam gulung tikar bila mereka tidak melakukan tindakan yang lebih agresif lagi
3. Akan mengakibatkan perselisihan, dan mungkin menimbulkan persaingan yang tidak sehat antar pengusaha